Daerah

Pemkab Batang Hari Perkuat Penanganan Karhutla, Dorong Pembuatan Embung di Lokasi Rawan

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 08 Sep 2026 18:22 WIB

Reporter : Vo

Editor : Kurniawan

Sekda Batang Hari Mula P. Rambe memimpin rapat penanganan Karhutla bersama Forkopimda dan unsur terkait di Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Selasa (8/9/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, memimpin rapat penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Batang Hari yang digelar di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Selasa (8/9/2026).

Rapat tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batang Hari, Asisten III Setda Batang Hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait lainnya.

Pertemuan ini membahas langkah teknis dan strategi yang dinilai efektif untuk memperkuat penanggulangan karhutla di sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak.

Baca Juga:

Gubernur Al Haris Teken MoU Forum Sumatera 10, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar provinsi

Sekda Batang Hari Mula P. Rambe menyampaikan, keterbatasan peralatan teknis menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla di lapangan. Karena itu, diperlukan strategi yang tepat dan dapat diterapkan secara efektif sesuai kondisi wilayah.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah pembuatan embung atau tempat penampungan air buatan di lokasi yang rawan maupun terdampak karhutla.

Keberadaan embung diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air yang lebih dekat dengan lokasi kejadian sehingga proses pemadaman dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif ketika terjadi kebakaran.

Selain penguatan sarana dan strategi teknis, Pemkab Batang Hari juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman karhutla.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, instansi teknis, masyarakat dan unsur terkait lainnya dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Peran masyarakat juga terus didorong, termasuk dalam memberikan informasi maupun membantu langkah-langkah pencegahan sejak dini. Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama.

Melalui rapat tersebut, Pemkab Batang Hari berkomitmen memperkuat koordinasi dan mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di tengah kondisi rawan kebakaran di sejumlah wilayah.

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI